Sunday, July 17, 2016

Pemilik Baru AC Milan



Minggu, 17 Juli 2016

Setelah 30 tahun di bawah kepemimpinan presiden klub Silvio Berlusconi akhirnya AC Milan akan dibeli oleh pemilik baru yang berasal dari China. Seperti dilansir oleh stasiun televise ternama China, CCTV adalah pengusaha Robin Li yang akan mengambil alih saham mayoritas klub AC Milan.

Robin Li adalah pendiri, chairman dan juga sekaligus CEO perusahaan teknologi Baidu yang dilaporkan telah membeli 70% saham Rossoneri yang ditaksir bernilai 435 juta dolar AS atau mencapai Rp 7,5 triliun. Li yang termasuk enam orang terkaya di China, akan bersama dengan Grup Evergrande akan mengakuisisi saham mayoritas AC Milan tersebut.

Evergrande Grup atau dikenal juga dengan nama Real Estate Group (sebelumnya bernama Hengda Group) merupakan perusahaan pengembang properti nomor dua terbesar di China. Perusahaan yang berada di kota Guangdong ini menjual banyak apartemen-apartemen mewah untuk kelas menengah ke atas.

Grup ini sebelumnya dikenal karena berhasil menjadi pemegang 60 persen saham klub sepak bola lokal Chinese Super League (CSL) yaitu Guangzhou Evergrande Taobao FC dan sisanya 40 persen saham dikuasai oleh perusahaan e-commerce Alibaba Group.
Seperti dilansir oleh Calciomercato.com kebenaran berita ini akan dikonfirmasi dalam beberapa masa ke depan dan jika saja benar maka masa bekas Perdana Menteri Italia, Silvio Berlusconi akan segera berakhir sebagai pemilik sah dari Rossoneri.

Saturday, July 16, 2016

Djadjang Nurjaman Waspadai Para Pemain Lincah Persija



Sabtu, 16 Juli 2016

Djadjang Nurjaman manajer Persib Bandung telah meneliti peta kekuatan dari Persija Jakarta. Salah satu yang menjadi perhatiannya adalah pada lini sayap Persija Jakarta. Djanur mengakui tingkat akselerasi dari pemain cepat dari Persija Jakarta, sebut saja Abrizal Umanailo dan Ramdani Lestaluhu dapat menjadi ancaman pasti bagi bek sayap Persib yang mungkin akan ditempati oleh Tony Sucipto dan Dias Angga.

Djanur berkata,” Ya memang betul Persija mempunyai pemain kecil yang cepat dan agretivitasnya tinggi yakni Abrizal.”

Djanur mengakui bahwa para pemain Persib yang sedikit terancam dengan tipikal pemain cepat seperti Abrizal. Seperti yang pernah disampaikan oleh Djanur bahwa timnya sedikit takut dengan pemain bertubuh kecil seperti Hendra Bayau.

Meskipun akan melakukan laga sebagai tuan rumah, Persib kemungkina akan memainkan permainan defensive dan menerapkan counter attack dengan memanfaatkan para pemain lincah seperti Abrizan dan Ramdani.

Di laga yang mempunyai tensi tinggi ini, agak kekesalan apapun akan menjadi bencana. Namun, Djanur menegaskan bahwa Persib telah memiliki taktik untuk menghadang kecepatan para pemain Persija Jakarta.
Djanur menegaskan bahwa mereka telah siap dan juga telah meranang strategi agar pemain kecil tersebut tidak bergerak dengan agresif. Tetapi ia tidak akan sampaikan seperti apa usahanya itu.